Catatan: Blog ini sekarang pindah ke www.kodedasar.com

Contoh Program Percabangan Switch Case Sederhana pada Java

Damas Amirul Karim - Last Updated 23 April 2018
Contoh Program Percabangan Switch Case Sederhana pada Java
    Pada artikel sebelumnya kita telah mempelajari fungsi percabangan if-else, dan pada kesempatan kali ini kita akan belajar konsep percabangan switch case.

    
    Baca: Contoh Program Sederhana If Else pada Bahasa Java [Studi Kasus]
    
    


    Jika pada percabangan if-else kita menggunakan tipe data boolean sebagai kondisional, maka akan sedikit berbeda pada konsep percabangan switch case.

    Karena pada switch case kita dapat menggunakan beberapa tipe data primitif seperti byte, short, char, dan int sebagai kondisi yang akan kita uji.

    
    Baca: Macam-macam Tipe Data pada Java dan Fungsinya [Primitif & Referensi]
    
    

    Struktur dan Aturan Penulisan Switch Case


    Pernyataan switch memungkinkan kita untuk menguji sebuah variabel terhadap daftar nilai. Setiap nilai disebut case lalu variabel akan dicek untuk setiap case.

    Silahkan perhatikan baris kode berikut:

    
    switch(expression) {
       case value1 :
          // Statements
          break;
      
       case value2 :
          // Statements
          break;
       
       // You can have any number of case statements.
       default :
          // Statements
    }
    
    

    Berikut aturan yang berlaku untuk fungsi swutch case:

    Variabel yang digunakan dalam pernyataan switch bilangan bulat yang dapat dikonversi (byte, short, char), string dan enum. Kemudian..

    ..nilai untuk sebuah case harus memiliki tipe data yang sama dengan variabel.

    Sebenarnya cara kerjanya seperti ini:

    Program akan membandingkan nilai dari variabel expression terhadap daftar nilai case satu persatu hingga kondisi terpenuhi lalu menjalankan statement.

    Namun jika tidak ada satupun case yang terpenuhi maka statement default lah yang akan dieksekusi oleh program. Keyword break sebagai batas akhir statement.

    Percabangan Switch Case dalam Program Java


    Disini kita akan melihat contoh sederhana penggunaan switch case pada bahasa pemrograman java, mari kita perhatikan secara seksama baris kode berikut:

    
    public class ContohPercabanganSwitch {
    
       public static void main(String args[]) {
    
          char grade = 'A';
    
          switch(grade) {
             case 'A' :
                System.out.println("Perfect!"); 
                break;
             case 'B' :
                System.out.println("Excellent!"); 
                break;
             case 'C' :
                System.out.println("Well done");
                break;
             case 'D' :
                System.out.println("You passed");
             case 'F' :
                System.out.println("Better try again");
                break;
             default :
                System.out.println("Invalid grade");
          }
          System.out.println("Your grade is " + grade);
       }
    }
    
    

    Dalam contoh program diatas kita ingin memberikan respon yang berbeda untuk setiap grade yang berhasil didapatkan oleh masing-masing mahasiswa.

    Milsanya ketika anda mendapat nilai A maka yang akan tercetak adalah kata perfect jika grade sama dengan B maka akan tercetak excellent dan seterusnya.

    Namun jika grade tidak sesuai dengan daftar nilai maka statement default-lah yang akan dieksekusi sehingga muncul kata invalid grade.

    Jika di compile maka akan tercetak:

    
    Perfect!
    Your grade is A
    
    


    Studi Kasus Fungsi Switch Case pada Java


    Belajar fungsi percabangan switch case pada java

    Dalam studi kasus kali ini kita didiminta untuk menghitung jumlah hari dari sebuah bulan di tahun tertentu. Sialhkan perhatikan baris berikut:

    
    class HitungHari{
        public static void main(String[] args) {
    
            int bulan = 1;
            int tahun = 2018;
            int jumlahHari = 0;
    
            switch (bulan) {
                case 1: case 3: case 5:
                case 7: case 8: case 10:
                case 12:
                    jumlahHari = 31;
                    break;
                case 4: case 6:
                case 9: case 11:
                    jumlahHari = 30;
                    break;
                case 2:
                    if (tahun % 4 == 0)
                        jumlahHari = 29;
                    else
                        jumlahHari = 28;
                    break;
                default:
                    System.out.println("Maaf bulan hanya sampai 12.");
                    break;
            }
            System.out.println("Jumlah hari = " + jumlahHari);
        }
    }
    
    

    Jadi inti dari program diatas adalah: Jika bulan bernilai 1, 3, 5, 7, 8, 10, atau 12 maka jumlah hari = 31. Jika bulan bernilai 4, 6, 9, atau 11 maka jumlah hari = 30

    Khusus untuk bulan 2 kita membutuhkan sebuah pecabangan if-else untuk kondisi. Jika hasil bagi 4 dari tahun = 0 maka jumlah hari = 29 jika tidak jumlah hari = 28

    Berikut hasil program diatas:

    
    Jumlah hari = 31
    
    

    Demikian penjelasan singkat mengenai fungsi percabangan switch case dalam bahasa pemrograman java, jika anda memiliki pertanyaan terkait program diatas jangan sungkan untuk meninggalkan pesan di kolom diskusi.

    Lihat juga seri panduan belajar pemrograman java dari kami.
    Tunggu, sedang memuat. . .